Gubernur BI Apresiasi Pemprovsu, Pengelolaan Inflasi Sumut Berjalan Baik

Oleh: Ropesta Sitorus 21 Agustus 2018 | 00:59 WIB

Bisnis.com, MEDAN – Gubernur Bank Indonesia melalui Kantor Perwakilan BI Provinsi Sumatra Utara menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sumut atas pengelolaan inflasi tahun 2017-2018 yang terkelola dengan baik.

Hal itu disampaikan Direktur BI Kantor Perwakilan Sumut Hilman Tisnawan ketika berkunjung ke Kantor Gubernur Sumut, di Medan, Senin (20/8/2018) dan diterima oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sumut R Sabrina.

Hilman menyampaikan bahwa kedatangannya adalah untuk menyerahkan surat apresiasi dari Gubernur BI, sekaligus kajian ekonomi regional Sumut triwulan II tahun 2018.

“Selain untuk bertukar pikiran tentang pertumbuhan ekonomi Sumut saat ini, kedatangan kami juga bermaksud untuk mengundang kehadiran Ibu di beberapa agenda terdekat kami. Di antaranya Inversor Forum di Singapura, membuka rapat TPID, dan rapat koordinasi di Yogyakarta,” ujarnya. 

“Atas nama Pemprovsu, Saya ucapkan terima kasih untuk apresiasi yang kami terima. Tentunya, ini berkat kerja sama yang baik oleh semua pihak,” ujar Sabrina.  

Tahun ini, kata Sabrina, Deli Serdang menerima penghargaan sebagai Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) kategori berprestasi. Selain itu, ada dua kota lainnya yang masuk nominasi yakni Medan dan Tebing Tinggi.

“Mudah-mudahan ke depannya lebih banyak lagi kabupaten atau kota yang memperoleh pernghargaan,” harapnya. 

Sabrina mengatakan sejauh ini pertumbuhan ekonomi di Sumut sudah baik. Hanya saja, struktur ekonominya masih lemah karena lebih banyak ditopang oleh aktivitas konsumsi masyarakat dan investasi, baik oleh proyek infrastruktur pemerintah dan investasi swasta.

Dia menilai salah satu kendala dalam pertumbuhan ekonomi Sumut yakni lemahnya komoditas primer dan tekanan dari sisi harga komoditas yang melambat.

“Untuk masalah ini, saya berencana untuk melibatkan Dewan Riset Daerah, banyak ahli di sana, siapa tahu mereka bisa memberikan kita masukan-masukan dengan berlandaskan data-data hasil riset,” katanya.

Dia menuturkan, pembangunan di Sumut juga sudah banyak terealisasi untuk menopang pertumbuhan ekonomi yang lebih baik. Antara lain, Kawasan Ekonomi Khusus Sei Mangkei, Pelabuhan Kuala Tanjung, dan rencana pengembangan kawasan Aetropolis Kualanamu yang akan terintegrasi dengan dua pelabuhan, Belawan dan Kuala Tanjung.

“Danau Toba juga kita harapkan akan menjadi salah satu penyumbang pertumbuhan ekonomi melalui sektor wisata. Saat ini, kita sedang menantikan hasil asesmen dari tim UNESCO, mudah-mudahan Danau Toba diakui menjadi salah satu situs geopark, dan meningkatkan jumlah pengunjung,” ujarnya.

Editor: Andhika Anggoro Wening

Berita Terkini Lainnya