BNN & Bakamla Latihan Tangkal Penyelundupan di Perairan Batam

Oleh: Sarma Haratua Siregar 07 Agustus 2018 | 21:05 WIB
KN Belut Laut 4806/Antara-M N Kanwa

Bisnis.com, BATAM – BNN dan Badan Keamanan Laut RI tingkatkan kerjasama untuk mengamankan laut  dari penyelundupan Narkoba. Bakamla RI dan BNN sepakat terus meningkatkan kapasitas SDM dalam rangka menangkal masuknya Narkoba melalui perairan.

Kepala Bakamla RI Laksamana Madya TNI (Purn) Ari Soedewo melalui Deputi Opslat Bakamla Laksamana Muda TNI Semi Djoni Putra mengatakan, Bakamla RI bersama BNN terus meningkatkan upaya menyiapkan aparatur dengan SDM dengan kompetensi memadai di bidang keamanan dan keselamatan laut.

“Kedepan penugasan di lapangan dapat terlaksanakan penanganan sesuai prosedur yang benar, Khususnya dalam penanganan tindak pidanan penyelundupan narkoba,” ujarnya di Batam, Selasa (7/8).

Guna mengantisipasi tindak kejahatan sindikat narkoba di wilayah perairan Indonesia Bakamla RI - Badan Narkotika Nasional (BNN) menggelar latihan bersama. Latihan bersama diikuti sekitar 30 personel gabungan dari Kantor Zona Maritim Barat serta awak KN Belut Laut-4806.

Tempat latihan di wilayah Zona Maritim Barat di Batam serta perairan Batu Ampar Batam yang berada di Selat Malaka berbatasan langsung antara perairan Indonesia dengan Singapura.

Latihan ini dilakukan guna mensinergikan kerjasama antara Bakamla RI dengan BNN dan meningkatkan keamanan maritim terutama dalam bidang pencegahan penyelundupan narkoba lewat laut.

Dia menegaskan tindak pidana narkoba merupakan kejahatan lintas negara yang terorganisir, dengan menggunakan modus operandi secara rapi. Operasinya juga didukung jaringan organisasi yang luas.

“Kondisi ini menegaskan sikap pemerintah yang menyatakan perang terhadap narkoba.karena memiliki dampak kelangsungan terhadap generasi muda bangsa,” jelasnya.

Bakamla RI terus berupaya melakukan penataan organisasi dan menyiapkan perangkat-perangkat kelembagaan agar dapat segera melaksanakan tugas dan fungsinya secara optimal guna melaksanakan patroli keamanan dan keselamatan di peraian Indonesia.

Dalam kegitan latihan dan Bimbingan Teknis yang dilakukan di Batam ini, peserta akan dibekali pengetahuan tentang regulasi terkait penyelundupan narkoba seperti jenis-jenis dan modus operandi.

SDM yang ikut dalam latihan ini juga diinformasikan mengenai sindikat narkoba melalui laut, teknis mendeteksi narkoba serta penangannya. Selain itu juga akan dilaksanakan Tactical Floor Game (TFG) serta manuver lapangan.

“TFG meliputi Komunikasi, pencarian, dan pencarian barang bukti, pengawalan dan penyerahan tesangka dan barang bukti ke instansi terkait untuk proses penyidikan,” paparnya.

Latihan bersama ini juga diharapkan bisa meningkatkan kemampuan SDM dari kedua lembaga dalam hal mengenal jenis-jenis narkoba, mendeteksi dan penanganan penyelundupan narkoba. Sehingga meningkatkan keamaan perairan Indonesia dari penyelundupan Narkoba.

Kerjasama koordinasi dalam prosedur dan tindakan operasi laut juga diharapkan bisa semakin erat, sehingga terciptanya kesamaan pemahaman dan pengembangan dalam Standar Operasi Prosedur (SOP) dalam penanganan dan pencegahan  penyelundupan narkoba di laut.

Editor: Rustam Agus

Berita Terkini Lainnya