DAK Fisik : 5 Bidang Pekerjaan di Sumsel Tak Bisa Dapat Kucuran

Oleh: Dinda Wulandari 07 Agustus 2018 | 17:36 WIB
Ilustrasi/JIBI-Nurul Hidayat

Bisnis.com, PALEMBANG -- Ditjen Perbendaharaan atau DJPB Kantor Wilayah Sumatra Selatan mencatat dana alokasi khusus fisik 2018 senilai Rp15,31 miliar untuk 5 bidang proyek di kabupaten/kota tidak akan dikucurkan karena tidak memenuhi persyaratan dalam penyaluran.

Kepala Kanwil DJPB Sumsel Sudarso mengatakan kelima bidang proyek itu berada di Kabupaten Ogan Ilir (OI), Musi Rawas Utara (Muratara) dan Kota Pagaralam. 

"Padahal DAK fisik harus diajukan paling lambat akhir Juli untuk penyaluran tahap pertama. Kalau pertama saja belum maka [penyaluran] kedua dan ketiga juga tidak bisa," katanya usai rapat koordinasi penyaluran DAK fisik dan Dana Desa, Selasa (7/8/2018)

Sudarso mengemukakan pengajuan alokasi DAK fisik dari pemkab/pemkot itu tidak memenuhi persyaratan, seperti gagal lelang, pengunduran diri pejabat pengelola kegiatan dan detail engineering design (DED) yang belum selesai. 

"Terdapat pula perbedaan jumlah kegiatan antara rencana kegiatan dengan DPA (daftar pengunaan anggaran)," katanya. 

Dia memaparkan bidang yang tidak dapat tersalurkan itu meliputi antara lain pembangunan tiga pasar di Kota Pagaralam, adapula pembangunan di bidang pariwisata, pendidikan, lingkungan hidup dan kehutanan. 

Sudarso melanjutkan perlu adanya peningkatan kualitas proposal penggunaan DAK Fisik yang diajukan pemda. 

Seringkali, kata dia, saat akan eksekusi anggaran tidak sesuai dengan pengajuan, misalnya lokasi terkendala status cagar alam.

"Oleh karena itu koordinasi antar pihak di pemda sangat penting untuk meningkatkan kualitas proposal. Padahal kalau sudah siap proses lelang sudah bisa dilakukan," katanya. 

Sementara itu pihaknya mencatat realisasi penyaluran  DAK Fisik di Sumsel baru mencapai 31,26% sampai dengan 31 Juli 2018. Besaran itu setara dengan Rp736 miliar dari pagu yang disiapkan pusat senilai Rp2,3 triliun. 

"Kami perkirakan sampai dengan akhir tahun bisa terealisasi Rp2,25 triliun atau sebesar 95,42% dari total pagu," ujarnya. 

Menurut Sudarso pihaknya optimistis proyeksi tersebut tercapai mengingat kinerja penyaluran DAK Fisik pada 2017 lalu mencapai 91,45% dari total senilai Rp2,26 triliun. 

 

Editor: Rustam Agus

Berita Terkini Lainnya