Pemprov Sumut Dukung LPCI Danai Program Pembangunan Tersendat Lewat CSR

Oleh: Ropesta Sitorus 06 Agustus 2018 | 19:20 WIB

Bisnis.com, MEDAN – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mendukung rencana Lembaga Pengembangan CSR Indonesia (LPCI) untuk membantu program-program pembangunan daerah di Sumatera Utara (Sumut) melalui dana sosial perusahaan (corporate social responsibility/CSR).

Khususnya, program pembangunan di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) yang masih terkendala masalah anggaran.

“Kami sangat menyambut baik rencana LPCI. Kami selaku pemerintah tentunya merasa sangat terbantu jika rencana ini berjalan. Selama tidak menyalahi hukum dan tidak melanggar aturan yang berlaku, kami siap memberikan dukungan yang dibutuhkan LPCI untuk merealisasikan rencana tersebut,” ujar Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, Pembangunan, Aset dan SDA, Drs Elisa Marbun, saat menerima rombongan LPCI di Ruang Kaharuddin Kantor Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Senin (6/8). 

Elisa mengatakan, selama ini program CSR yang paling banyak di Sumut masih terbatas pada program-program lingkungan dan sosial. Untuk itu, Pemprov Sumut sangat terbuka apabila LPCI bisa menyentuh program-program lainnya di luar kedua bidang tersebut.

Kepala Biro Bina Perekonomian Ernita Bangun menambahkan beberapa bidang yang perlu didukung dengan dana CSR antara lain terkait komunikasi.

“Jika memungkinkan, pengembangan bidang komunikasi sangat dibutuhkan saat ini, khususnya di daerah pedesaan. Apalagi saat ini, kita pemerintah sedang gencar-gencarnya mensosialisasikan program-program serba E, yaitu e-Planning, e-Katalog, dan lainnya,” ujarnya.

Ernita menyampaikan, Pemprov Sumut akan menindaklanjuti pertemuan tersebut melalui rapat dengan pihak dan OPD terkait.

“Ini bukan hanya penting, tapi juga mulia. Jadi akan segera kita tindak lanjuti dan kami akan menghubungi pihak LPCI kembali. Entah nanti kita buat MoU atau bagaimana, akan kita bahas,” katanya.

Sementara itu, Ketua LPCI Teten Indra Abdillah menjelaskan bahwa LPCI merupakan lembaga yang bertugas untuk menjembatani perusahaan swasta nasional dan multinasional pemilik dana CSR dengan masyarakat sebagai penerima.

“Nah, untuk memudahkan pekerjaan ini, kami ingin bekerja sama dan berkomunikasi dengan pemerintah-pemerintah daerah, khususnya terkait data daerah-daerah yang paling membutuhkan bantuan CSR,” ungkapnya.

Teten menuturkan, LPCI sengaja menyasar program-program pemerintah karena menurutnya program-program pemerintah sudah bisa dipastikan program yang prorakyat dan telah dikaji secara komprehensif.

“Di sini pemerintah hanya berperan sebagai pengawas dan penyedia data, kami yang akan mengeksekusi. Jika ada program yang masih tersendat di Bappeda dan tidak tersentuh oleh APBD/APBN, kami akan realisasikan program tersebut melalui dana CSR,” kata Teten. 

Lebih lanjut, Teten menyampaikan, LPCI berencana menjalin kerja sama dengan perusahaan Korea dan Jepang untuk menyalurkan dana CSR pada desa-desa di kabupaten/kota di Sumut. Melalui Pemprov Sumut, LPCI ingin menghimpun data desa-desa dan perusahaan swasta nasional di Sumut.

Editor: Rustam Agus

Berita Terkini Lainnya