Sumbar Buka Program Magang Kerja ke Jepang

Oleh: Newswire 31 Juli 2018 | 14:33 WIB
Sumbar Buka Program Magang Kerja ke Jepang
Ilustrasi.

Bisnis.com, PADANG – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Sumatera Barat menyiapkan sebanyak 500 orang pencari kerja untuk magang ke Jepang pada tahun 2018.

"Program magang ke Jepang ini menjadi salah satu rencana prioritas dalam penyiapan tenaga kerja yang andal," kata Kepala Bidang Pelatihan dan Penempatan Tenaga Kerja Disnakertrans Sumbar Zudarmi di Padang, Selasa (31/7/2018).

Saat ini, lanjutnya, sedang dibuka gelombang kedua dan dimasukkan dalam pra-seleksi kemudian akan diseleksi oleh pihak Jepang pada November 2018.

Dalam hal ini persyaratan untuk pendaftaran telah dapat dilihat di situs pemerintahan Sumbar resmi sumbarprov.go.id termasuk rencana penempatannya.

Dia mengatakan peserta yang bisa ikut tidak hanya diseleksi langsung oleh Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi namun berdasarkan rekomendasi kabupaten dan kota.

"Pemagangan ke Jepang ini menjadi prioritas karena berdampak positif pada penempatan kerja dan penyebarluasan kerja," katanya.

Dia menyebutkan semenjak dibuka 1995 hingga saat ini, telah banyak lulusan bekerja di perusahaan ternama khususnya asal Jepang.

Akan tetapi kecenderungannya di Sumbar, lulusan lebih memilih membuka usaha dan menyediakan lapangan kerja.

"Hal inilah yang menjadi sasaran bagi pemerintah dalam membuka pemagangan ke Jepang tersebut," ujar dia.

Keuntungan ikut magang ini kata dia, selain bertambah ilmu dan pengalaman juga mengumpulkan pundi-pundi uang.

Dari pengalaman lulusan sebelumnya, usai pulang magang ke Jepang selama tiga tahun dapat mengumpulkan uang hingga Rp350 juta.

Ke depan pemerintah juga akan mengupayakan pemagangan ke negara dengan kemajuan industri pesat lainnya seperti di Korea Selatan dan Australia.

Diharapkan dengan semakin banyaknya peluang magang kerja ke luar negeri, dapat menekan pengangguran yang tahun lalu mencapai 29 ribu orang di Sumbar, katanya. 

Sumber : Antara

Editor: Miftahul Ulum

Berita Terkini Lainnya