Pertamina Amankan Pasokan Avtur untuk Penerbangan Haji 2018

Oleh: Ropesta Sitorus 17 Juli 2018 | 11:12 WIB
Pertamina Amankan Pasokan Avtur untuk Penerbangan Haji 2018
Petugas melakukan pengisian bahan bakar avtur pada salah satu pesawat komersial di Apron Bandara Adi Soemarmo, Boyolali, Jawa Tengah, Senin (12/6)./Antara-Aloysius Jarot Nugroho

Bisnis.com, MEDAN - Menghadapi musim haji tahun 2018, PT Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I memastikan pasokan Avtur cukup untuk penerbangan keberangkatan jamaah Haji tahap 1 mulai 17 Juli 2018.

Rudi Ariffianto, Unit Manager Communication & CSR Pertamina MOR I, menyatakan untuk area Sumatra bagian Utara, Pertamina meningkatkan rata-rata penyaluran Avtur harian pada bulan Juli sebesar 18.9% dari 28.858 KL/hari menjadi 34.456 KL/hari.

Peningkatan pasokan paling signifikan terjadi pada DPPU (Depot Pengisian Pesawat Udara) Minangkabau International Airport (MIA), Padang yang meningkat menjadi 8.711 kilo liter /hari dari kondisi normal 4.495 kilo liter /hari atau naik 93,8%.

Dibandingkan dengan realisasi tahun 2017, rencana pasokan ke bandara MIA diperkirakan menurun dikarenakan pada tahun 2017 MIA digunakan untuk transit 10 kloter dari Lombok. Adapun, pada tahun ini, kloter dari Lombok tidak lagi transit di MIA dengan estimasi penurunan volume sebesar 1.053 kilo liter.

Dalam menghadapi kemungkinan lonjakan kebutuhan avtur, Pertamina MOR 1 telah mempersiapkan beberapa skenario.

“Untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan avtur di DPPU Minangkabau, kami telah menyiapkan rencana pasokan tanker ke Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Teluk Kabung sebanyak 4 unit tanker,” katanya lewat keterangan tertulis, Selasa (17/7/2018).

Untuk meningkatkan lifting dari TBBM Teluk Kabung, akan dimobilisasikan tambahan 3 unit mobil bridger kapasitas 24 kilo liter, sehingga kapasitas maksimal bridger di bandara MIA meningkat menjadi 594 kilo liter per harinya.

Sementara itu, peningkatan penyaluran avtur juga diperkirakan terjadi di DPPU Kualanamu, Deli Serdang dan Hang Nadim, Batam dengan estimasi kenaikan masing-masing sekitar 3,5% dan 9,2% pada Juli 2018.

“Peningkatan penyaluran Avtur ini dilakukan untuk mendukung kelancaran penerbangan demi mendukung pelaksanaan ibadah para jamaah Haji 2018,” tuturnya.

Editor: Nancy Junita

Berita Terkini Lainnya