Gempa Bukittinggi Akibat Aktivitas Sesar Semangka

Oleh: Newswire 17 Juli 2018 | 08:44 WIB
Gempa Bukittinggi Akibat Aktivitas Sesar Semangka
Gempa Megathrust./BMKG

Bisnis.com, BUKITTINGGI – Gempa bumi berkekuatan 4 Skala Richter yang terjadi pada jarak sekitar 8 kilometer Barat Laut Bukittinggi, Sumatera Barat, Selasa (17/7/2018) pukul 7.02 WIB akibat aktivitas Sesar Semangka atau patahan Semangka yang merupakan bagian dari Sesar Sumatera.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Padang Panjang merilis gempa itu terjadi pada koordinat 0,23 Lintang Selatan dan 100,37 Bujur Timur dengan kedalaman hiposenter 7 kilometer.

Plt Kepala Stasiun Geofisika, Fajar Dwi Prasetyo dalam keterangannya menyebutkan berdasarkan posisi gempa tersebut menunjukkan gempa terjadi akibat aktivitas Sesar Sumatera di Segmen Sianok.

Segmen Sianok mempunyai kecepatan pergeseran 23 mm/tahun dengan tipe pergeseran mendatar (strike-slip).

Posisi Segmen Sianok memanjang dari sebelah Timur Danau Singkarak melewati sebelah Barat Daya Gunung Marapi, Sumbar sampai Ngarai Sianok dengan panjang 90 kilometer.

Gempa besar terakhir terjadi di segmen tersebut tercatat terjadi dua kali pada 6 Maret 2007 dengan kekuatan 6,4 SR dan 6,3 SR.

Sehubungan dengan kondisi tersebut, BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, mengenal potensi bencana dan jalur evakuasi dan koordinasi dengan pemangku kepentingan di daerah setempat.

Beradasarkan laporan yang diterima BMKG, getaran gempa pada Selasa pagi itu dirasakan di wilayah Bukittinggi dalam IV MMI, Padang Panjang III MMI, dan sejumlah wilayah Kabupaten Agam seperti di Ampek Angkek dan Lawang.

Di Bukittinggi, getaran gempa sempat membuat warga terkejut namun karena durasinya singkat peristiwa itu tidak mengganggu aktivitas warga.

Sumber : Antara

Editor: Miftahul Ulum

Berita Terkini Lainnya