Jelang Asian Games 2018: Parkir di Bahu Jalan, Puluhan Kendaraan Pribadi Diamankan Dishub

Oleh: Dinda Wulandari 13 Juli 2018 | 10:58 WIB
Jelang Asian Games 2018: Parkir di Bahu Jalan, Puluhan Kendaraan Pribadi Diamankan Dishub
Petugas Dishub Kota Palembang mengamankan kendaraan yang parkir di bahu jalan akses utama Bandara - JSC./Bisnis-Dinda Wulandari

Bisnis.com, PALEMBANG -- Sebanyak 25 kendaraan roda empat yang parkir di sepanjang bahu jalan utama akses Bandara - Jakabaring digembok rodanya oleh Dinas Perhubungan Kota Palembang, bahkan ada tiga mobil yang dikandangkan.

Berdasarkan surat edaran Dishub Kota Palembang, 11 Juli 2018, kendaraan dilarang diparkirkan di bentangan jalan yang terhubung langsung dengan jalur utama akses bandara, yakni Jalan Letjen Harun Sohar, Jalan Kolonel H Burlian, Jalan Jenderal Sudirman, Jembatan Ampera sampai dengan jalan Gubernur H. Bastari. Larangan berlaku mulai pukul 06.00 hingga pukul 24.00.

Dishub Kota Palembang menindak tegas pengemudi yang masih nekat memarkirkan kendaraannya di bahu jalan lokasi tersebut.

Kepala Dishub Kota Palembang Kurniawan mengatakan hal ini dilakukan untuk penertiban terkait Asian Games 2018. Presiden RI Joko Widodo diagendakan datang ke Palembang, Jumat (13/7/2018).

"Ada 25 kendaraan roda empat yang digembok rodanya dan tiga lagi dikandangkan karena memarkir di area yang dilarang tersebut,” katanya, Kamis (12/7/2018).

Dia menjelaskan, penutupan parkir di tepian jalan memang sudah sesuai dengan habisnya masa izin parkir yang diberikan Dishub.

“Selain kita berikan imbauan, kita juga tidak memperpanjang izin mereka. Jadi saat kedatangan Presiden, area di sepanjang Bandara-JSC steril dari juru parkir,” ungkapnya.

Selain untuk menyambut kedatangan Presiden, penertiban parkir juga dilakukan untuk memberikan kenyamanan pengendara, khususnya yang melintas di jalan Jenderal Sudirman (Sudirman Walk).

“Jadi larangan parkir ini akan dipermanenkan sampai Asian Games, bahkan bisa jadi selamanya,” ucapnya.

Untuk juru parkir yang biasa beroperasi di kawasan tersebut, Kurniawan akan mencari lahan baru pengganti lahan parkir yang dilarang.

“Ada 64 titik parkir yang kita tutup, dan ini akan kita carikan penggantinya. Bahkan, rencananya jukir lama akan kita berdayakan di kantong parkir yang disediakan INASGOC,” jelasnya.

Sebagai pengganti lahan parkir yang ditutup, khususnya di kawasan Sudirman, pengendara bisa memarkirkan kendaraannya di kantong parkir yang disediakan, di antaranya dibawah Jembatan Ampera, Masjid Agung, jalan Kolonel Atmo dan Internasional Plaza (IP).

“Kami akan koordinasikan ke pengelola parkir IP. Karena di sana memiliki lahan parkir cukup luas dan kosong,” ujarnya.

Jika masih ditemukan kendaraan yang parkir di tepian jalan mulai dari Bandara-JSC, maka akan dilakukan penindakan tegas sesuai aturan.

Editor: Saeno

Berita Terkini Lainnya