Pelonggaran Uang Muka Perumahan Dorong Kredit di Sulut Tumbuh 12%

Oleh: Newswire 11 Juli 2018 | 10:27 WIB
Ilustrasi./JIBI-Nurul Hidayat

Bisnis.com, MANADO – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai pelonggaran "loan to value" (LTV) atau "financing to value" (FTV) mampu mendorong pertumbuhan kredit di Sulawesi Utara.

"Tidak adanya uang muka kredit perumahan mampu mendorong pertumbuhan kredit perbankan Sulut secara umum sebesar 10-12 persen," kat Kepala OJK Sulut, Gorontalo, dan Maluku Utara Elyanus Pongsoda di Manado, Sulawesi Utara, Rabu (11/7/2017).

Elyanus mengatakan kebijakan ini akan berdampak pada pertumbuhan kredit perumahan/KPR pada semester 2/2018.

"Hemat saya juga sekaligus akan berdampak pada pertumbuhan kredit secara keseluruhan pada 2018 yang diperkirakan tumbuh antara 10-12 persen," jelasnya.

Penyesuaian kebijakan makroprudensial melalui penyempurnaan ketentuan mengenai LTV/FTV kemudian dituangkan dalam PBI No. No.18/16/PBI/2016 tentang Rasio Loan to Value untuk Kredit Properti, Rasio Financing to Value untuk Pembiayaan Properti, dan Uang Muka untuk Kredit atau Pembiayaan Kendaraan Bermotor.

Dia mengatakan hingga posisi Mei 2018 kredit khusus perumahan oleh perbankan Sulut mencapai Rp4,78 triliun.

Jika dibandingkan dengan total kredit, share KPR memang masih kecil dibandingkan sektor lainnya, berarti dengan pelonggaran ini bisa mendorong pertumbuhan kredit ke depan.

Secara keseluruhan penyaluran kredit bank umum di Sulut hingga posisi Mei 2018 sudah mencapai Rp35,41 triliun mengalami peningkatan 9,21 persen jika dibandingkan bulan sebelumnya hanya Rp35,28 triliun.

Sumber : Antara

Editor: Miftahul Ulum

Berita Terkini Lainnya