Pertamina: Harga Pertamax Riau Dipengaruhi Pajak Daerah

Oleh: Arif Gunawan 02 Juli 2018 | 13:53 WIB
Harga Pertamax di Riau naik menjadi Rp9.900 per liter setelah PT Pertamina (Persero) melakukan penyesuaian seiring naiknya harga minyak dunia, Senin (2/7)./Bisnis-Arif Gunawan

Bisnis.com, PEKANBARU -- PT Pertamina (Persero) MOR I Sumatra Bagian Utara menyatakan harga bahan bakar minyak khusus, seperti Pertamax series dan Dex series, dipengaruhi oleh besaran pajak daerah.

Manager Communication and CSR Region I Pertamina MOR I Rudi Ariffianto mengatakan bila dibandingkan daerah lain, memang harga BBM khusus seperti Pertamax dan Dex itu lebih tinggi untuk wilayah Riau.

"Ini bukan hal baru lagi ya, memang Pertamax series dan Dex series itu harganya lebih tinggi di wilayah Riau dan Kepulauan Riau (Kepri), karena pengaruh pajak bahan bakar kendaraan bermotor (PBBKB)," terangnya kepada Bisnis, Senin (2/7/2018).

Rudi menyebut besaran PBBKB wilayah Riau membuat harga jual Pertamax lebih tinggi. Saat ini, harga jual Pertamax di Riau senilai Rp9.900 per liter atau naik Rp900 dari sebelumnya Rp9.000 per liter.

Dia menilai konsumen Pertamax dan Dex series masuk dalam kelompok menengah atas yang tidak terlalu memikirkan harga, tetapi lebih pada kualitas produk. Hal itu terbukti dengan angka konsumsi Pertamax dan Dex yang terus naik beberapa waktu terakhir.

"Kelompok konsumen Pertamax dan Dex series ini bukan price sensitive, karena pembeli lebih mementingkan kualitas daripada harga," tutur Rudi.

Adapun sebelumnya besaran PBBKB Riau adalah 10%, yang menyebabkan harga jual BBM khusus di daerah itu lebih tinggi dibandingkan wilayah lain.

Namun sejak akhir Maret 2018, Pemerintah Daerah (Pemda) bersama legislatif setempat sudah merevisi besaran PBBKB menjadi 5%. Kebijakan ini sudah berpengaruh pada harga jual Pertalite dari sebelumnya Rp8.150 per liter menjadi Rp7.800 per liter.

Sementara itu, untuk harga jual BBM khusus lain di Riau seperti Pertamax series dan Dex series tetap lebih tinggi.

Editor: Annisa Margrit

Berita Terkini Lainnya