KM SINAR BANGUN TENGGELAM: Kedalaman 500 Meter, ROV Belum Temukan Posisi Kapal

Oleh: Newswire 28 Juni 2018 | 15:17 WIB
KM SINAR BANGUN TENGGELAM: Kedalaman 500 Meter, ROV Belum Temukan Posisi Kapal
Personil Basarnas merapatkan kapal usai melakukan pencarian penumpang korban tenggelamnya Kapal KM Sinar Bangun di perairan Danau Toba di Dermaga Tigaras, Simalungun, Sumatra Utara, Selasa (19/6/2018) dini hari./ANTARA-Lazuardy Fahmi

Bisnis.com, SIMALUNGUN - Satu dari dua unit kapal feri KMP Sumut yang melakukan pencarian KM Sinar Bangun yang tenggelam di Danau Toba, Sumatra Utara, menggunakan mobil derek.

Mobil derek itu dipersiapkan untuk menarik objek yang tersangkut trawl (pukat) KMP Sumut I pada lanjutan pencarian pada hari ke-11, Kamis (28/6/2018).

KMP Sumut I bergerak dari Pelabuhan Tiga Ras Kabupaten Simalungun pada pukul 08.00 WIB, dan sandar kembali pukul 12.30 WIB memuat mobil derek tersebut.

Pencarian mengerahkan alat "Remotely Operation Underwater Vehicle (ROV)" yang mampu menampilkan visual sampai kedalaman 500 meter di bawah air.
Namun, hingga tengah hari, alat tersebut belum bisa menemukan posisi kapal, bahkan di titik deteksi objek dari "Multibeam scan sonar".

Sementara, konsentrasi massa dari pihak keluarga penumpang kapal dan pengunjung yang menyaksikan proses pencarian di Pelabuhan Tiga Ras sudah berkurang.

Diperkirakan seratusan orang membentuk kerumunan di pinggiran dermaga, daftar korban, dan tenda-tenda posko.

Dari peristiwa kapal tenggelam itu, 18 penumpang selamat, juru mudi (tidak ada dalam daftar) juga selamat, tiga ditemukan tewas dan sedikitnya, sesuai laporan pihak keluarga 164 belum ditemukan.

Sumber : Antara

Editor: Nancy Junita

Berita Terkini Lainnya