Inovasi Pemanfaatan Dana Desa Perlu Dilakukan Sumut

Oleh: Juli Etha Ramaida Manalu 26 Juni 2018 | 18:44 WIB
Warga memetik jeruk Siam Madu atau jeruk Berastagi di perkebunan kawasan dataran tinggi Karo, Merek, Karo, Sumatra Utara, Selasa (3/4)./Antara-Anis Efizudin

Bisnis.com, MEDAN — Ketimpangan ekonomi antar wilayah yang dinilai masih lebar diprediksi akan menjadi salah satu tantangan dalam pengembangan perekonomian di Sumatra Utara.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatra Utara Arief Budi Santoso menyebutkan saat ini perekonomian di Sumatra Utara masih terkonsentrasi di kawasan pantai timur dengan pangsa sebesar 70,6%.

Di sisi lain, ketimpangan perekonomian juga tercermin dari persentase penduduk miskin yang masih berpusat di area kepulauan.

Pemanfaatan Dana Desa dinilai bisa menjadi salah satu solusi untuk mengatasi kesenjangan ini. Kendati demikian, pemanfaatan dana desa juga membutuhkan stimulasi dari pihak penerima yakni desa dan masyarakatnya.

“Untuk dana desa ini kan membutuhkan inovasi dari desa-desa untuk membangun kesejahteraan masyarakatnya sendiri. Nah, sehingga memang kalau untuk bisa membangun daerah perlu inovasi,” kata Arief kepada Bisnis, Selasa (26/6/2018).

Di samping inovasi, pemanfaatan dana desa melalui inovasi-inovasi yang diciptakan oleh rakyat juga memerlukan dukungan dan pendampingan dari aparat desa.

“Berbagai keberhasilan yang ada sebenarnya di Sumut ada beberapa daerah yang sudah tampil bagus dan itu bisa jadi contoh untuk tempat-tempat lainnya,” tambahnya.

Adapun daerah yang tercatat berhasil memanfaatkan dana desa antara lain Desa Kuta Pinang, Serdang Bedagai yang masyarakatnya berperan aktif melalui pengelolaah badan Usaha Milik Desa Maju Bersama. Sejumlah unit usaha yang dimiliki BUMDes antara lain pengadaan barang dan jasa, jasa perantara, dan home industry.

Selain itu, ada pula Desa Sifaoroasi di Nias yang fokus memanfaatkan alokasi dana desa untuk pembangunan infrastruktur.

Menurut Arief, pemerintah telah berupaya untuk mengatasi kesenjangan dan mengentaskan kemiskinan dengan pengoptimalan dana desa.

Salah satunya tercermin dari alokasi Dana Desa untuk Sumatra Utara sendiri tercatat meningkat 26% dibandingkan realisasi di 2017 dan telah secara merata tersebar di empat wilayah Sumatra Utara. Adapun realisasi dana desa hingga triwulan I/2018 tercatat mencapai 14,7% dari total pagu.

Editor: Miftahul Ulum

Berita Terkini Lainnya