IHSG Melemah Karena Kurangnya Sentimen Dari Dalam Negeri

Oleh: Juli Etha Ramaida Manalu 21 Juni 2018 | 17:49 WIB
Karyawan beraktivitas di dekat monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (23/5/2018)./JIBI-Nurul Hidayat

Bisnis.com, MEDAN - Kurangnya sentimen dari dalam negeri terkait sektor keuangan dinilai menjadi salah satu pemicu berlanjutnya pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan hari ini, Kamis (21/6/2018).

Seperti diketahui, perdagangan hari ini ditutup dengan pelemahan 1% atau 61 poin ke level 5.822 dengan level terendah di 5.815 dan tertinggi 5.922.

“Indeks saham konsumer saat ini masih menunjukkan tren pelemahan. Kurangnya sentimen dari dalam negeri terkait sektor keuangan turut membuat IHSG betah di zona merah. Pergerakan IHSG memang masih dibayang-bayangi sentimen global yang tidak cukup baik bagi pergerakan saham,” kata Gunawan Benjamin, Analis Lotus Andalan Sekuritas, Kamis (21/6/2018).

Gunawan secara khusus mencatat adanya pelemahan sebesar 1,72% di sektor konsumer. Namun, dia meyakini dengan adanya pilkada di 171 daerah di wilayah Indonesia pada 27 Juni 2018 bisa meningkatkan pendapatan dari sektor konsumsi.

Di sisi lain, dia menilai, jika ditinjau dari nilai intrinsiknya, harga saham saat ini banyak yang tergolong murah dan jauh dari harga wajar.

“Hal ini menjadi waktu yang tepat bagi investor berburu saham yang memiliki fundamental bagus namun harganya masih tergolong murah. Apalagi dalam waktu dekat, pasar akan jenuh jual dan akan mampu mendongkrak saham ke harga wajarnya,” papar Gunawan.

Editor: Saeno

Berita Terkini Lainnya