KM Sinar Bangun Tak Punya Manifes Penumpang, Pencarian Korban Berlanjut

Oleh: Juli Etha Ramaida Manalu 19 Juni 2018 | 09:57 WIB
Personil Basarnas merapatkan kapal usai melakukan pencarian penumpang korban tenggelamnya Kapal KM Sinar Bangun di perairan Danau Toba di Dermaga Tigaras, Simalungun, Sumatra Utara, Selasa (19/6/2018) dini hari./ANTARA-Lazuardy Fahmi

Bisnis.com, MEDAN -- Pencarian korban tenggelam kapal penumpang KM Sinar Bangun di Danau Toba, Sumatra Utara (Sumut) terus berlanjut.

Berdasarkan keterangan Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumatra Utara AKBP Tatan Dirsan Atmaja, hingga Selasa (19/6/2018) pagi, sebanyak 19 orang korban yang terdiri atas 14 laki-laki dan 5 perempuan telah ditemukan.

"Satu orang korban tersebut dalam kondisi meninggal dunia atas nama Tri Suci Ulandari, perempuan, 24 tahun, asal Aceh Tamiang," ungkapnya.

Kendati demikian, pihaknya belum bisa memastikan ada berapa banyak penumpang yang sebenarnya diangkut ketika kapal tenggelam. Pasalnya, kapal tersebut tidak memiliki manifes penumpang.

"Tidak ada manifesnya. Jadi, jumlah [penumpang] masih didata di Posko KM Sinar Bangun," terang Tatan.

Sebelumnya, diperkirakan penumpang yang diangkut mencapai sekitar 80 orang. Pencarian dilakukan Tim Basarnas bersama Polres Simalungun, personil Unit Markas Danau Toba, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Samosir. 

Pencarian sempat dihentikan pada Senin (18/6) sore karena cuaca buruk. Kondisi cuaca pula yang disebut menjadi penyebab tenggelamnya kapal.

Editor: Annisa Margrit

Berita Terkini Lainnya