Transaksi Sapi Menjelang Idul Fitri di Agam Diprediksi Rp9,47 Miliar

Oleh: Newswire 31 Mei 2018 | 16:23 WIB
Transaksi Sapi Menjelang Idul Fitri di Agam Diprediksi Rp9,47 Miliar
Ilustrasi./ANTARA-Aji Styawan

Bisnis.com, LUBUKBASUNG, SUMBAR—Dinas Pertanian Kabupaten Agam, Sumatera Barat, memprediksi nilai transaksi jual beli sapi potong menjelang Idul Fitri 1439 Hijriah di daerah itu sekitar Rp9,47 miliar.

Pelaksana tugas Dinas Pertanian Agam, Arief Restu di Lubukbasung, Kamis (31/5/2018), mengatakan, perputaran uang Rp9,47 miliar ini berasal dari prediksi penyembelihan sapi sebanyak 526 ekor di daerah menjelang Lebaran. "Ini perkirakaan kami jika satu ekor sapi dengan harga Rp18 juta," ucapnya.

Ia merinci 526 sapi itu tersebar di Kecamatan Lubukbasung sebanyak 130 ekor, Tanjungmutiara 108 ekor, Tanjungraya 19 ekor. Sementara di Kecamatan Matur 12 ekor, Ampeknagari 109 ekor, Palembayan 128 ekor, Ampekkoto 10 ekor, Palupuh 10 ekor.

Ia mengatakan, penyembelihan sapi menjelang Idul Fitri ini merupakan tradisi dari masyarakat di Lubukbasung, Ampeknagari, Tanjungraya, Palembayan dan lainnya. Mereka tambahnya, membeli sapi dengan cara urunan.

Setelah sapi disembelih dan dibersihkan, daging dibagi secara bersama-sama dan ada dijual ke pasar.

"Ini tradisi turun temurun dari masyarakat satu hari menjelang Lebaran," ujarnya.

Terkait persediaan sapi, tambahnya, saat ini persediaan mencukupi karena populasi sapi potong di daerah itu sebanyak 33.863 ekor dan kerbau 21.519 ekor.

Jumlah itu belum termasuk data sapi impor dari Australia di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Lubukbasung sebanyak 12 ekor dengan berat 400-500 kilogram per ekor.

"Sebelumnya jumlah sapi impor ini sebanyak 109 ekor dan sudah disemlih 99 ekor oleh pedagang," tambahnya.

Tempat terpisah, Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Agam, Nelfia Fauzana mengatakan, harga daging ini naik Rp10 ribu per kilogram dari Rp120 ribu menjadi Rp130 ribu per kilogram.

"Ini berdasarkan hasil pemantauan yang kita lakukan di pasar tradisional di daerah itu," katanya.

Naiknya harga daging sapi ini disebabkan karena permintaan dari masyarakat cukup tinggi menjelang Ramadhan sampai Idul Fitri.

Sumber : Antara

Editor: Miftahul Ulum

Berita Terkini Lainnya