PTPN Holding Dukung Pengembangan UMKM Indonesia

Oleh: MediaDigital 31 Mei 2018 | 14:27 WIB
PTPN Holding Dukung Pengembangan UMKM Indonesia
Direktur SDM dan Umum Holding Perkebunan Nusantara PTPN III Seger Budiarjo menandatangani prasasti peresmian dibukanya 4 RKB disaksikan Bupati Labuhan Batu Selatan Wildan Aswan Tanjung dan Plt. Bupati Rokan Hilir Jamiluddin, Senin (28/5/2018)

LABUHAN BATU SELATAN—PT Perkebunan Nusantara (PTPN) Holding berkomitmen untuk terus meningkatkan kontribusinya dalam pengembangan kapasitas dan kapabilitas pelaku usaha kecil dan menengah di Indonesia.

Hal ini disampaikan oleh Direktur SDM dan Umum Holding Perkebunan Nusantara PTPN III Seger Budiarjo dalam peresmian empat Rumah Kreatif BUMN (RKB) yang dibangun oleh perseroan di empat kabupaten berbeda di Sumatra Utara.

Tepat pada Senin (28/5/2018) Seger bersama para direksi PTPN III, IV dan V serta Bupati Labuhan Batu Selatan, Plt Bupati Rokan Hilir yang disaksikan para direksi, meresmikan pembuhaan empat RKB. Acara peresmian dipusatkan di salah satu RKB yang ada di kota Cikampak, Kabupaten Labuhan Batu Selatan (Labusel).

Peresmian RKB ini merupakan salah satu bentuk kontribusi PTPN dalam memajukan industri UKM di Indonesia, sama seperti yang dilakukan BUMN lainnya.

Seger berharap, dengan dibangunnya empat RKB oleh PTPN III, IV, dan V ini, bisa memfasilitasi para pelaku UKM di empat kabupaten untuk mendapatkan lebih banyak pengetahuan dan bantuan guna meningkatkan kualitas produknya juga memperluas jangkauan pemasaran produk yang dihasilkan.

“Rumah kreatif BUMN akan mendampingi dan mendorong para pelaku UKM dalam menjawab tantangan utama pengembangan usaha UKM dalam hal peningkatan kompetensi, peningkatan akses pemasaran, dan kemudahan akses pemodalan,” kata Seger.

Melalui RKB yang difasilitasi dengan ruang pamer, layanan internet dan petugas ini, para pelaku UKM diharapkan bisa melakukan praktik langsung pembuatan dan pengelolaan online commerce, serta berdiskusi dan memonitor perkembangannya. Hal ini, kata Seger, sejalan dengan visi Kepala Negara untuk menjadikan Indonesia sebagai Energi Digital Asia.

Adopsi pemasaran digital oleh para pelaku UKM ini dianggap menjadi sangat penting untuk bisa memperluas target pasar mereka. Dengan semakin luasnya pasar yang bisa dijelajah, diharapkan penjualan produk UKM juga semakin meningkat sehingga akan berdampak pada peningkatan kesejahteraan para pelaku industri UKM ini.

Tentu saja, pemasaran yang luas tak cukup jika tak dibarengi dengan peningkatan kualitas produk. Oleh karena itu, RKB juga menyediakan bimbingan untuk pengembangan produk, serta kualitasnya, baik melalui modul yang disediakan maupun pertemuan dengan pembimbing dan menjelajah informasi melalui internet.

Peningkatan produksi dan kualitas tentu saja membutuhkan modal yang tidak sedikit, Untuk itu, RKB juga hadir untuk membantu para pelaku usaha mendapatkan akses pemodalan juga perizinan yang perlu terkait produk yang akan dipasarkan.

Tak sampai di situ, Seger mengatakan, bagi mitra binaan yang berprestasi, pihaknya juga menyediakan penghargaan yang dikemas dalam Mitra Binaan Award berupa sertifikasi juga natura. Bahkan, pihaknya juga bersedia memfasilitasi para pegiat UKM untuk ikut serta dalam pameran-pameran produk UKM baik yang dihelat di dalam maupin di luar negeri.

“Tidak menutup kemungkinan kalau ada organisasi atau event organizer melakuan pameran di luar negeri, kita ikutkan. Jadi, terakhir kali adalah mengikut sertakan mitra binaan, ikut pameran di Kuala Lumpur,” katanya.

Adapun produk yang dipasarkan melalui RKB ini pada umunya tediri atas produk makanan, pakaian, juga hiasan hasil kerajinan tangan para pegiat UKM.

Hingga saat ini ketiga PTPN ini memiliki lebih dari 9.000 pelaku UKM mitra binaan aktif yang terdiri atas 2.918 mitra binaan PTPN III, 3.474 UKM binaan PTPN IV, dan 2.835  UKM mitra binaan PTPN V.

Ketiga perusahaan juga telah menyalurkan dana sekitar Rp508,990 miliar hingga akhir 2017 untuk memfasilitasi para mitra binaan tersebut. Adapun untuk 2018, ketiganya berencana menyalurkan kembali dana sebesar Rp24,244 miliar untuk mendukung para mitra binaan.

Lebih lanjut Seger menyebutkan, dalam enam bulan ke depan setelah RKB ini beroperasi, pihaknya akan melakukan evaluasi terkait kinerja RKB serta sejauh apa dampak positif yang diberikan kepada masyarakat yang menjadi mitra binaannya.

Jika memang terbukti efektif, pihaknya punberkomitmen untuk bisa terus membangun RKB-RKB di kabupaten lain demi memajukan usaha para pelaku UKM lainnya.

“Tidak tertutup kemungkinan kami bisa membuat RKB serupa di tempat lain sehingga ini merupakan RKB awal yang kami bangun. Namun, dengan target dapat menghasilkan niai tambah bagi UKM dalam waktu yang tidak terlalu lama. Sehingga, dalam kurun waktu enam bulan dari sekarang tim dari PTPN akan mengevaluasi bagaimana aktivitas dari RKB ini. Setelah enam bulan kedua, begitu juga,” paparnya.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Labuhan Batu Selatan Wildan Aswan Tanjung menyampaikan dukungan dan apresiasinya atas pembangunan RKB oleh PTPN III, IV, dan V.

“Kita sangat positif ya atas kehadiran rumah kreatif ini. Konsep pembaguan Rumah Kreatif BUMN kami rasa sangat tepat untuk mendukung pembangunan daerah, khususnya di mana Rumah Kreatif BUMN sebagai wadah bagi usaha kecil menengah ataupun UKM yang merupakan penopang perekonomian Indonesia,” ujarnya.

Menurutnya, kehadiran RKB ini sangat tepat di tengah para pegiat UKM Labusel yang masih memerlukan bimbingan dalam hal standar pengembangan produk dan kualitas, pemanfaatan teknologi, manajemen pemasaran dan pengolahan produk, serta keuangan.

Adapun produk-produk yang dihasilkan oleh UKM di sekitar Labusel, katanya, tidak lepasa dari hasil kelapa sawit mulai dari lidi sawit hingga produk yang diolah dari limbah sawit lainnya.

Editor: Muhammad Abdi Amna

Berita Terkini Lainnya