Produk Pertanian & Pariwisata Lampung Diarahkan ke Amerika Latin

Oleh: Newswire 18 April 2018 | 19:46 WIB
Produk Pertanian & Pariwisata Lampung Diarahkan ke Amerika Latin
Pantai Tanjung Setia di Krui, surga surfing di Lampung Barat/Istimewa-Asian Surfing Championships

Bisnis.com, BANDAR LAMPUNG - Pemprov Lampung membidik pasar produk pertanian dan pariwisata ke negara-negara di Amerika Latin.

"Saya optimistis sektor pertanian dan pariwisata Lampung diminati negara-negara Amerika Latin," kata mantan Duta Besar RI untuk Argentina, Paraguay, dan Uruguay Jonny Sinaga di Bandar Lampung, Provinsi Lampung, pada Rabu (18/4/2018).

Sinaga bersama beberapa delegasi Direktorat Amerika II Kementerian Luar Negeri RI dan melakukan kunjungan untuk menjajaki peluang kerja sama antara Indonesia, khususnya Provinsi Lampung, dan negara Amerika Latin, seperti Argentina, Brasil, dan Meksiko.

Dia mengharapkan peluang kerja sama itu dapat mendatangkan investasi dan meningkatkan nilai ekspor serta mendatangkan wisatawan asing bagi Indonesia, khususnya Provinsi Lampung.

"Kami melihat Lampung memiliki banyak potensi, selain produk pertanian, seperti nanas, kopi robusta, bubuk kelapa, juga melihat potensi yang besar di bidang pariwisata seperti Tanjung Setia [tempat berselancar di Krui] yang belum diketahui banyak orang," papar Sinaga.

Dia mengutarakan saat ini nilai ekspor Indonesia ke Argentina masih relatif kecil yakni sekitar US$400 juta per tahun.

Nilai tersebut lebih kecil daripada ekspor negara Asean, seperti Singapura, Malaysia, bahkan Vietnam yang nilai ekspornya sudah di atas Indonesia.

Oleh sebab itu, pihaknya bersama Kementerian Dalam Negeri, Perindustrian, Perdagangan, dan Pariwisata tengah berusaha menggenjot nilai ekspor Indonesia.

"Kita berharap peran serta seluruh pemangku kepentingan bukan hanya kementerian, melainkan juga pemerintah daerah juga pengusaha bersatu untuk membangun Indonesia yang lebih baik dan sejahtera," kata Sinaga.

Sementara itu, Plt. Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Provinsi Lampung Taufik Hidayat menjelaskan Lampung terbuka untuk investasi, seperti objek wisata, industri, dan kekayaan alam yang mungkin dapat dipromosikan dan dikerjasamakan.

Dari sektor wisata, Lampung memiliki potensi wisata yang alam, seperti Way Kambas, Tanjung Setia, dan Pahawang.

Daya dukung investasi di Lampung, selain dibangunnya Jalan Trans Tol Sumatera untuk konektivitas, Bandara Raden Intan juga akan menuju internasional, Bandara Pekon Serai, yang kini diperpanjang landasannya serta stabilitas keamanan Lampung yang terjaga.

Taufik menjelaskan bahwa saat ini produk Lampung telah berhasil menembus pasar Amerika Latin, terutama nanas, kopi, dan karet, tetapi masih terbatas jumlahnya.

Sumber : Antara

Editor: M. Syahran W. Lubis

Berita Terkini Lainnya