Amoroso Katamsi, Pahlawan Film Nasional

Oleh: Dika Irawan 17 April 2018 | 23:10 WIB
Amoroso Katamsi/Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Dunia perfilman Tanah Air kehilangan talenta terbaiknya, aktor senior Amoroso Katamsi yang menghembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit Angkatan Laut Mintoharjo, Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, Selasa (17/4/2018).

Laksamana (Purn) Amoroso Katamsi dimakamkan di Pemakaman Tanah Wakaf Pondok Labu, Jakarta Selatan.

Selama hidupya, almarhum dikenal sebagai dokter, perwira TNI Al, dan aktor layar lebar. Di perfilman Tanah Air, akting Amoroso teruji di beberapa film nasional. Menariknya, dia dipercaya memerankan tokoh Soeharto di dua film berbeda, Djakarta 1966, Penumpasan Pengkhianatan G30S/PKI, dan Di Balik 98.

Pengamat Film Yan Wijaya menuturkan almarhum berasal dari keluarga seni. Istri dan anaknya merupakan penyanyi seriosa. Dia cukup banyak bermain film. Namun film yang mengangkat namanya adalah Djakarta 1966 dan Penumpasan Pengkhianatan G30S/PKI karena perannya sebagai Soeharto.

“Di film Djakarta 1966 sebetulnya dia adu akting dengan Umar Kayam yang memerankan Soekarno,” ujarnya kepada Bisnis, Selasa (17/4/2018).

Yan mengatakan, Amoroso sukses memerankan sosok Soeharto karena memiliki tubuh yang tegap mendekati tokoh sesungguhnya. Hal ini tak lepas karena Amoroso berasal dari kalangan militer.

Sebagai aktor berlatarbelakang militer dan memiliki peran di perfilman nasional, Yan mengatakan, seharusnya Amoroso dimakamkan di Taman Makam Pahlawan. “Beliau pantas dimakamkan di Taman Pahlawan. Seorang laksamana, dokter, dan juga aktor,” ujarnya.

Dalam beberapa tahun terakhir karena faktor usia, peran Amoroso lebih banyak sebagai ayah dan kakek dalam beberapa sinetron. Meskipun demikian almarhum masih dapat mempertahankan aktingnya dengan baik.

Yan pun pernah beberapa kali berjumpa dengan Amoroso di sejumlah acara. Dalam pertemuan-pertemuan itu, Yan kagum dengan sosok Amoroso karena ingatannya masih tetap jernih. “Dia [Amoroso] masih kenal wajah-wajah orang yang pernah ditemuinya termasuk saya,” ujarnya.

Editor: Martin Sihombing

Berita Terkini Lainnya