Home Credit Kalim Salurkan Pembiayaan Rp715 Miliar

Oleh: Heri Faisal 16 April 2018 | 14:19 WIB
CEO PT Home Credit Indonesia Jaroslav Gaisler (kiri) memberikan paparan didampingi Chief External Affairs Andy Nahil Gultom, saat konferensi pers pencapaian bisnis 2017 dan peluncuran kampanye Indonesia Bisa, di Jakarta, Selasa (6/2/2018)./JIBI-Dwi Prasetya

Bisnis.com, PADANG—Manajemen PT Home Credit Indonesia mengklaim penyaluran pembiayaan bagi konsumen di Tanah Air hingga Maret 2018 mencapai Rp715 miliar.

CEO Home Credit Indonesia Jaroslav Gaisler mengatakan potensi pembiayaan di dalam negeri mengalami pertumbuhan signifikan. Bahkan, perseroan imbuhnya mengalami pertumbuhan 100% hingga 200% dalam beberapa tahun terakhir.

“Potensi pembiayaan di Indonesia sangat besar, tahun lalu kami tumbuh sampai 200%, sangat menjanjikan,” katanya, Senin (16/4/2018).

Dia menyebutkan pembiayaan itu mencakup wilayah kerja Home Credit yang sudah tersebar di 102 kota di Indonesia, dan sudah mengakomodir sekitar 90% dari total masyarakat perkotaan di Tanah Air.

Tahun ini, imbuhnya, manajemen menyasar pasar Indonesia timur sebagai basis pengembangan perseroan. Bahkan dalam waktu dekat perusahaan asal Republik Ceko itu akan membuka cabang di Kupang, Nusa Tenggara Timur, Ambon, Maluku, dan Sorong, Papua.

Adapun, untuk di Kota Padang, perseroan mengklaim hingga Maret tahun ini sudah menyalurkan pembiayaan kepada lebih 16.500 kostumer dengan nilai pembiayaan mencapai Rp45 miliar.

“Padang juga salah satu yang potensial, share-nya 2% dari total pembiayaan Home Credit. Rata-rata kota lainnya hanya 1%,” ujar Jarda, panggilan akrabnya.

Tjakra Winata, City Sales Manager Padang Home Credit Indonesia menyebutkan Padang adalah kota yang mengedepankan sektor industri, perdagangan dan jasa sebagai penopang pertumbuhan ekonominya.

“Kami meyakini potensi bisnis kami masih akan terus tumbuh di sini. Juga kami berencana melakukan pengembangan ke Bukittinggi,” ujarnya.

Dia mengungkapkan dengan inovasi yang dimiliki perseroan di bidang teknologi dengan memudahkan masyarakat mengakses pinjaman untuk belanja yang hanya memerlukan waktu 3 menit akan menjadi keunggulan.

“Jadi pelanggan bisa beli barang yang mereka inginkan melalui Home Credit dengan pembiayaan murah, cepat dan praktis,” katanya.

Editor: Rustam Agus

Berita Terkini Lainnya