9 Kapal Pesiar Akan Singgah di Sabang

Oleh: Abdul Hadi Firsawan 16 April 2018 | 19:18 WIB
KRI Dewa Ruci saat hadir di Sail Sabang 2017 di Aceh pada Jumat (1/12/2017)./Antara-Ampelsa

Bisnis.com, BANDA ACEH - Sembilan kapal pesiar yang membawa turis asing pada tahun ini direncanakan merapat di Pelabuhan Sabang, Aceh. Sembilan kapal pesiar ini sudah mendaftar ke Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang (BPKS).

Kepala BPKS Sayid Fadhil melalui tim Humas BPKS Riandi Armi menyebutkan di antara kapal pesiar yang sudah konfirmasi datang ke Sabang ialah MS Seabourn Encore, MS Silver Discovery, MS Europe 2, MS Marella Discovery, MS Seabourn Ovation, dan kapal Islamic Cruise MV Costa Victoria.

"Ada [kapal pesiar] yang datang dua kali tahun ini, seperti kapal MS Seabourn Encore," kata Riandi pada Senin (16/4/2018).

Pada akhir Maret 2018, kapal pesiar wisata MS Seabourn Encore sudah singgah sekali di Sabang dengan membawa 975 orang yang terdiri dari 552 wisatawan asing dan 423 kru.

Menyambut banyaknya turis asing yang berkunjung ke Sabang, BPKS menyiapkan berbagai hal untuk membuat para wisatawan betah di antaranya menyambut dengan tarian tradisional Aceh.

Selain itu, Dinas Pariwisata Provinsi Aceh akan menempatkan bazar untuk masyarakat menjual suvenir, kuliner, dan lainnya.

BPKS juga melibatkan banyak pihak dalam melayani kapal pesiar dengan melibatkan agen perjalanan, Organda, pihak kemananan, dan pihak terkait lainnya untuk menciptakan kesan nyaman. Biasanya, kapal pesiar hanya singgah di suatu daerah dalam hitungan jam atau hari.

Pelabuhan Container Terminal (CT) 3 Sabang saat ini mempunyai panjang lebih dari 400 meter. Itu berarti mampu menampung sekaligus dua kapal pesiar seperti MS Seabourn Encore yang memiliki panjang 179 meter dengan lebar 27 meter. Selama 2018, baru MS Seabourn Encore yang singgah

Setiap kapal pesiar yang sudah mendaftar akan berlabuh di Sabang, akan mengirim surat ke pihak terkait tiga hari sebelum berlabuh. Kapal yang singgah di Sabang biasa datang dari Phuket, Langkawi, atau Kolombo. "Mereka biasanya sudah ada rute perjalanan keliling dunia," ujar Riandi.

Di samping itu, BPKS terus mempromosikan Sabang agar diminati oleh warga manca negara, tidak hanya pada industri pariwisata, melainkan juga perikanan dan infrastruktur.

Wakil Gubernur Aceh Nova Iriansyah berharap durasi singgah kapal pesiar yang datang ke Sabang bisa lebih lama agar wisatawan asing tidak hanya menikmati panorama Sabang, tetapi juga berbelanja di sana. “Itu yang kita harapkan agar mampu menggerakkan ekonomi kerakyatan di Sabang,” ujar Nova.

Terkait Sabang yang masih minim destinasi, pimpinan Provinsi Aceh sudah menyusun konsep pariwisata di Sabang dan akan diterapkan pada APBD Aceh dan APBN 2018.

Di antara program untuk menarik wisatawan ialah melalui kegiatan bertaraf internasional yang diselenggarakan di Sabang seperti Aceh International Marathon 2018, kolaborasi kegiatan antara Sabang-Phuket-Langkawi, dan Sabang Marine Festival.

BPKS sudah merencanakan Sabang Marine Festival 2018 berlangsung pada akhir April 2018. Ini merupakan agenda tahunan untuk meningkatkan gengsi pariwisata Sabang. Tahun ini, Sabang Marine Festival akan dipusatkan di Area Container Terminal (CT) 1, Kota Sabang.

Pada kegiatan itu, sedikitnya 20 kapal yacht yang sudah mengkonfirmasi hadir ke Sabang. Kunjungan yacht, menurut Kepala BPKS Sayid Fadhil, akan berdampak positif bagi peningkatan turis ke kawasan Sabang melalui jalur laut.

“Peserta Sabang Marine Festival tahun 2015 sebanyak 17 kapal, tahun 2016 sebanyak 20 yacht, dan 2017 sebanyak 23 yacht,” sebut Sayid Fadhil melalui keterangan tertulis.

Kapal yacht yang berasal dari Selandia Baru, Jepang, Belanda, Australia, Filipina, Inggris, Denmark, Amerika, Spanyol, Australia, dan Thailand ini akan tinggal di Sabang sekitar 1 pekan. Kapal-kapal itu akan dipusatkan di CT-1 dengan fasilitas wifi dan lainnya.

Editor: M. Syahran W. Lubis

Berita Terkini Lainya