Kebakaran Lahan di Sumsel Mulai Terdeteksi

Oleh: Dinda Wulandari 16 April 2018 | 15:11 WIB
Kebakaran Lahan di Sumsel Mulai Terdeteksi
Petugas gabungan BPBD Provinsi Sumsel, BPBD Ogan Ilir dan TNI berusaha menuju lokasi lahan yang terbakar di Desa Sungai Rambutan, Indralaya Utara, Ogan Ilir (OI), Sumatra Selatan, Rabu (13/9)./ANTARA-Nova Wahyudi

Bisnis.com, PALEMBANG – Kebakaran lahan mulai terdeteksi di Sumatra Selatan di mana tercatat berada di area perkebunan tebu di Sungai Menang, Kabupaten Ogan Komering Ilir.

Kepala Posko Media Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel, Ansori, mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan luasan area yang terbakar karena masih berupaya memadamkan.

“Kebakaran lahan di daerah tersebut terdeteksi saat kami lakukan patroli udara, tim Satgas Karhutla pun langsung memantau lokasi yang ternyata berada di perkebunan tebu,” katanya, Senin (16/4/2018).

Menurut Ansori, pihaknya memastikan area yang terbakar tersebut merupakan sisa panen tebu bukan pembukaan lahan. Oleh karena itu, pihaknya pun langsung berkoordinasi dengan pihak terkait, seperti perusahaan perkebunan tersebut.

Dia mengemukakan upaya pemadaman kebakaran sudah dilakukan perusahaan perkebunan tebu tersebut.

Meski kebakaran masih bisa diatasi, namun BPBD mengingatkan agar perusahaan perkebunan tebu untuk meningkatkan antisipasi mengingat lahan tersebut jenis gambut yang rawan terbakar.

Dia menambahkan saat ini pihaknya fokus melakukan patroli, pasalnya intensitas hujan di sekitar wilayah Sumsel mulai menipis.

Ansori menuturkan, saat ini di posko satuan tugas penanggulangan bencana asap akibat karhutla di Sumsel sudah standby satu unit helikopter Bolkow untuk patroli sekaligus waterbombing.

Hanya saja, kapasitas waterbombing sekitar 500 liter lebih kecil dari helikopter lain yang biasanya standby di Sumsel.

“Kami sudah mendapat konfirmasi bahwa bantuan helikopter waterbombing akan segera datang. Apalagi Sumsel akan menjadi lokasi penyelenggaraan Asian Games sehingga ini dipandang sangat penting. Jangan sampai ada asap di Sumsel,” jelasnya.

Sebelumnya diketahui Gubernur Sumsel Alex Noerdin terus mendengungkan sosialisasi pencegahan dan antisipasi penanganan karhutla di Sumsel jelang Asian Games 2018.

“Tahun ini tantangan karhutla cukup berat karena Palembang menjadi tuan rumah Asian Games sehingga kita harus pastikan berjalan sukses tanpa adanya kabut asap,” katanya.

Editor: Rustam Agus

Berita Terkini Lainnya