Genjot Penjualan, Vendor Televisi Manfaatkan Momentum Piala Dunia

Oleh: Dinda Wulandari 13 April 2018 | 17:51 WIB
Owner PT Anugerah 98 Elektronik Achuan menunjukkan televisi LED Industri Kreatif Indonesia (Ikedo) di Palembang./Bisnis-Dinda wulandari

Bisnis.com, PALEMBANG – Produsen televisi meyakini penjualan bisa terdongkrak sekitar 5% sampai 10% menjelang event piala dunia yang bakal berlangsung mulai Juni 2018.

Bahkan, televisi merek lokal seperti Industri Kreatif Indonesia (Ikedo) mulai gencar ekspansi ke sejumlah daerah di Tanah Air untuk menggarap potensi tersebut.

Achuan, owner PT Anugerah 98 Elektronik yang merupakan distributor tunggal Ikedo, mengatakan saat ini produksi televisi LED Ikedo mencapai 1.000 unit per hari.

"Kami optimistis target market share sebesar 10% pada tahun ini bisa tercapai seiring adanya moment spesial, seperti Piala Dunia dan Asian Games," katanya di sela customer gathering Ikedo di Palembang, Kamis (12/4/2018) malam.

Achuan mengatakan selama ini penjualan televisi Ikedo mayoritas berada di Pulau Jawa karena pabrik pembuatan produk itu pun berada di Semarang.

Oleh karena itu, kata dia, pihaknya ingin menggarap pasar yang lebih luas di domestik, salah satunya Sumatra Bagian Selatan.

Dia mengemukakan penjualan di wilayah itu ditarget bisa mencapai 500 unit per bulan.

Pihaknya sendiri menyasar segmen pembeli kelas ekonomi menengah karena harga yang ditawarkan relatif terjangkau.

"Kami fokus ke kelas menengah karena produk kami harganya lebih terjangkau dan sesuai daya beli segmen tersebut," ujarnya.

Dia memaparkan Ikedo memiliki televisi dengan ukuran layar mulai dari 15 inchi yang dibanderol sekitar Rp600.000.

"Jenis televisi layar kecil, seperti 15 inchi, 17 inchi dan 20 inchi mendominasi penjualan kami," katanya.

Terkait persaingan ketat di pasar televisi, kata Achuan, pihaknya mengklaim mampu bersaing dengan sejumlah kelebihan. Salah satunya garansi panel hingga 5 tahun untuk televisi 24 inchi dan 32 inchi.

"Kami ingin menggalakkan produk dalam negeri di pasar televisi nasional," katanya.

Editor: Sutarno

Berita Terkini Lainnya