Bisnis Indonesia Online » Bisnis » Perdagangan
Senin, 28/09/2009 09:50 WIB
Pasokan beras di Lampung lancar
oleh : Antara
BANDARLAMPUNG (Bisnis.com): Harga beras di Bandarlampung setelah Lebaran masih bertahan tinggi, namun pasokan bahan pokok itu tetap lancar.
Beberapa pedagang beras di Pasar Tugu Bandarlampung mengatakan bahwa pembelian beras oleh masyarakat cenderung turun, termasuk beras asalan.Meski pembelian beras oleh masyarakat turun dan pasokannya dari pabrik penggilingan padi lancar, namun harga beras masih bertahan tinggi pada harga sebelum Lebaran.
Harga beras asalan berkisar Rp5.200- Rp5.500 per kilogram, harga beras kualitas ini normalnya Rp4.800- Rp5.000/kg.Harga beras kualitas sedang berkisar Rp5.500- Rp6.500 per kg, sedang beras kualitas premium mencapai Rp7.100- Rp7.500 per kg.
Total kebutuhan beras masyarakat Lampung hingga akhir tahun 2009 diperkirakan 385.418 ton, sedangkan stoknya mencapai 688.483 ton."Pembelian beras yang turun setelah Lebaran," kata Ardi, salah satu pedagang beras hari ini
Lampung adalah penghasil utama beras di wilayah Sumatra, dan komoditas itu banyak dikirimkan ke berbagai daerah lainnya.Sementara itu, persediaan beras yang dikuasai Perum Bulog Divre Lampung sekarang mencapai 60.121 ton dan stok itu cukup memenuhi kebutuhan sampai 5,2 bulan ke depan atau sampai awal tahun 2010.
Stok beras itu disimpan di gudang Bulog di kabupaten/kota di Provinsi Lampung.Perum Bulog Divre Lampung telah membeli beras petani sebanyak 124.527 ton per 14 September 2009, sementara target pembelian beras tahun 2009 mencapai 140 ribu ton.
bisnis.com
Berita Lain
- Pasokan beras di Lampung lancar
- Ekspor pertambangan Jambi turun 99,20%
- Ekspor Hong Kong merosot 13,9%
- Lebaran tidak ganggu arus barang di Belawan
- Harga cabai merah masih tinggi di Medan