Bisnis Indonesia Online » Bisnis » Perdagangan
Kamis, 24/09/2009 09:50 WIB
Penjualan terigu di Sumut di bawah prediksi
oleh : Antara
MEDAN (Bisnis.com): Penjualan tepung terigu di Sumatra Utara (Sumut) dan Aceh selama Ramadan lalu tidak mencapai peningkatan minimal sebesar 10% seperti yang diperkirakan sebelumnya.
"Penjualan ternyata relatif stabil seperti bulan-bulan sebelumnya, padahal manajemen sudah mempersiapkan stok yang dinaikkan hingga 20% dari bulan biasa atau menjadi 8.000 ton," kata Regional Manager PT Indofood Sukses Makmur Bogasari Flour Mills untuk wilayah Sumbagut, Effendi, di Medan.
Menurut dia, permintaan yang stabil itu diduga akibat dampak krisis global yang masih berlangsung.
Mengutip kata pedagang, Effendi menyebutkan, konsumen mengurangi pembelian tepung karena menekan pengeluaran untuk pembuatan kue lebaran akibat perekonomian yang lagi sulit.
Kenaikan harga gula dan bahan kue lainnya, juga menjadi salah satu dampak kurangnya minat warga membuat kue untuk Idul Fitri kali ini.
Padahal, harga tepung tidak mengalami kenaikan, kata Effendi. Harga terigu Bogasari di Medan untuk merek Segitiga Biru masih sebesar Rp164.500 isi 25 kg atau Rp6.600 per kg.
"Tapi meski permintaan stabil pada Ramadhan, penjualan terigu di Sumatra bagian utara (Sumut, Aceh, Sumbar dan Riau,red) tahun ini lebih bagus dari 2008 dimana ketika itu penjualan sempat anjlok sebesar 25% dibandingkan posisi 2007," katanya.
Meski belum pulih seperti angka penjualan 2007, tetapi penjualan 2009 ini optimis bisa lebih baik dari 2008 lalu yang anjlok 25 persen.
Tahun ini penjualan tumbuh sekitar 10% dari 2008, katanya dengan menolak menyebutkan target penjualan terigu di Sumbagut pada 2009.
Membaiknya permintaan terigu itu menyusul mulai sedikit membaiknya harga jual komoditas sehingga keuangan petani dan masyarakat di daerah itu agak menguat dan mendorong naiknya daya beli berbagai bahan panganan yang terbuat dari terigu.
Pedagang sembako di Pusat Pasar Medan, Acai membenarkan, permintaan terigu pada Ramadhan tidak mengalami lonjakan berarti, padahal harga tidak naik.
bisnis.com
Berita Lain
- Pasokan beras di Lampung lancar
- Ekspor pertambangan Jambi turun 99,20%
- Ekspor Hong Kong merosot 13,9%
- Lebaran tidak ganggu arus barang di Belawan
- Harga cabai merah masih tinggi di Medan