Bisnis Indonesia Online » Bisnis » Perdagangan
Kamis, 17/09/2009 13:06 WIB
Volume CPO bulan Agustus naik 49%
oleh : Sepudin Zuhri
JAKARTA (Bisnis.com): Volume ekspor minyak kelapa sawit mentah (crude palm oil/CPO) dan turunannya selama Agustus tahun ini naik tajam sebesar 49% menjadi 1,62 juta ton dibandingkan dengan bulan sebelumnya 1,09 juta ton.
Peningkatan volume ekspor CPO selama bulan tersebut naik menjadi 941.129 ton dibandingkan dengan bulan sebelumnya 611.389 ton, sedangkan produk turunannya meningkat menjadi 680.916 ton dibandingkan bulan sebelumnya 478.104 ton.
Kepala Bidang Pemasaran Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Susanto mengatakan peningkatan ekspor CPO dan turuannanya disebabkan tarif bea keluar produk tersebut selama Agustus sebesar 0%, sedangkan bulan sebelumnya sebesar 3%.
"Seperti yang saya perkirakan, memang volume ekspor selama Agustus [2009] melonjak. Faktor utama naiknya ekspor karena bea keluar selama bulan itu 0%," ujarnya kepada Bisnis, hari ini.
Bea keluar selama Agustus tahun ini 0%, kata dia, membuat India dan China lebih banyak membeli CPO dan produk turunannya dari Indonesia dibandingkan dengan produk sejenis asal Malaysia.
Negara terbesar yang mengimpor minyak kelapa sawit asal Indonesia selama Agustus masih diduduki India sebanyak 563.901 ton naik dibandingkan dengan bulan sebelumnya hanya 311.328 ton.
Susanto menambahkan akibat India dan China serta negara lainnya banyak membeli minyak sawit asal Indonesia selama Agustus 2009, volume ekspor CPO Malaysia selama periode yang sama turun. "Kalau kami perhatikan, data ekspor [CPO dan turunannya] Malaysia selama Agustus [2009] turun dibandingkan dengan Juli."
bisnis.com
Berita Lain
- Pasokan beras di Lampung lancar
- Ekspor pertambangan Jambi turun 99,20%
- Ekspor Hong Kong merosot 13,9%
- Lebaran tidak ganggu arus barang di Belawan
- Harga cabai merah masih tinggi di Medan