Bisnis Indonesia Online » Bisnis » Infrastruktur


Minggu, 27/09/2009 17:48 WIB

Investor China danai proyek tol Medan-Kualanamu

oleh : Sumatrabisnis.com

JAKARTA (Bisnis.com): Investor China diketahui akan mendanai proyek jembatan tol Medan-Kualanamu menyusul ditandatanganinya kesepakatan kerjasama Indonesia-China.

Dubes RI Sudrajat mengemukakan Indonesia dan China sepakat meningkatkan kerjasama pengembangan infrastruktur dan sumber daya air di sejumlah wilayah tanah air.

Kerjasama tersebut ditandai dengan penandatanganan dua memorandum kesepahaman (MoU) oleh Menteri PU Djoko Kirmanto dengan Li Shenglin dari Kementerian Perhubungan dan Chen Lei dari Kementerian Pengairan, di Beijing.

Menurut dia, proyek infrastruktur jalan tol dan jembatan akan dibangun dengan memanfaatkan fasilitas preferential buyers credit dari Pemerintah China. Beberapa proyek tersebut yakni pembangunan Jembatan Musi III, Jembatan Tayan, Jembatan Kendari, Jalan Tol Medan-Kualanamu dan Jalan Tol Coleunyi-Sumedang-Dawuan.

''Kerjasama dalam pembangunan proyek-proyek ini diharapkan akan memberikan alih teknologi seperti yang terjadi dalam proyek Jembatan Suramadu. Selain itu akan lebih mendorong peningkatan iklim berbisnis dan berinvestasi RI yang kini semakin membaik,'' ujarnya.

Pemerintah RI dan China, paparnya, juga  bertekad mempercepat penyelesaian Waduk Jatigede dan memulai pembangunan proyek Waduk Jambu Aye di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD).

''Diharapkan pembangunan Waduk Jambu Aye ini akan dapat memberikan kontribusi positif bagi kemajuan ekonomi dan sosial masyarakat di sekitarnya. Untuk mewujudkan target ini, kedua belah pihak akan terus meningkatkan dan memperluas konsultasi dan koordinasi,'' tandasnya. (ant/yus)

bisnis.com

Berita Lain

  • Jalur mudik Riau-Sumbar rawan longsor
  • Jasa Marga buka pintu tol baru di Medan
  • Jasa marga operasikan 700 km jalan tol
  • Jalan Sicincin-Malalak Sumbar hampir rampung

Komentar

Beri Komentar
















BISNIS INDONESIA

Hak Cipta © 2007 - 2012 - PT Jurnalindo Aksara Grafika